Notification

×

Iklan



Iklan



Menyambut Bulan Muharram 1446 H, Dusun Sari Rejo, Pekon Pariaman Menggelar Doa Bersama dan Pentas Seni Kuda Lumping

21 Juli 2024 | Juli 21, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-07-21T23:52:11Z


 

Tanggamus - Lensa Monitor. Dusun Sari Rejo, Pekon Pariaman, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus, menggelar pentas Seni Kuda Lumping dalam rangka Suroan atau menyambut Tahun Baru Islam. Minggu (21/07/2024).  

 

Sebelum melaksanakan pagelaran pentas seni Kuda Lumping, warga masyarakat di Dusun Sari Rejo, Pekon Pariaman, telah melakukan acara doa bersama.  

 

Adapun tujuan dari acara doa bersama tersebut agar warga masyarakat Dusun Sari Rejo selalu mendapatkan perlindungan dan keselamatan dari Tuhan Yang Maha Kuasa.  

 

Sementara itu untuk acara pertunjukan Pentas Seni Tari Kuda Lumping merupakan salah satu bentuk upaya masyarakat setempat dalam melestarikan kebudayaan daerah.  

 

Dimana kebudayaan Seni Tari Kuda Lumping tersebut adalah Paguyuban yang berasal dari dusun setempat, yang bernama 'Turonggo Seto', dibawah Pimpinan Suprapto.

 

Masyarakat begitu sangat  bersemangat dan antusias  dalam mengikuti jalannya acara, mulai dari awal hingga akhir pertunjukan.


Moment tahunan seperti ini selalu dijadikan kesempatan bagi masyarakat setempat untuk bisa saling silaturahmi dan berkumpul bersama, dengan rasa kekeluargaan.

 

Di tempat terpisah, Paryono selaku Kepala Dusun Sari Rejo mengatakan bahwa, dengan dilaksanakan kegiatan pentas seni dan doa bersama, sebagai wujud untuk menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat.  

 

"Ini merupakan suatu bentuk kekompakan dan kebersamaan masyarakat Dusun Sari Rejo, didalam upaya menciptakan rasa persatuan," jelasnya.  

 

Selain itu ia juga menjelaskan, untuk menjaga kelestarian budaya daerah, yang merupakan bentuk kearipan lokal, maka diadakanlah pertunjukan Seni Tari Kuda Lumping 'Turonggo Seto'.  

 

"Pertunjukan Seni Kuda Lumping Turonggo Seto adalah salah satu wujud upaya masyarakat Dusun Sari Rejo dalam melestarikan budaya daerah agar tetap terjaga dan tidak punah oleh budaya moderen" Pungkasnya. (One*). 

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update